Binjai - Panitia Penjaringan Bakal Calon Ketua STIT Al Washliyah Binjai Periode 2026–2030 secara resmi telah menyerahkan berkas lima bakal calon ketua kepada Majelis Pendidikan (MP) Pengurus Besar (PB) Al Washliyah sebagai bagian dari tahapan seleksi kepemimpinan perguruan tinggi tersebut.
Adapun lima bakal calon yang mengikuti proses selanjutnya adalah Hayatsyah, Irhamuddin, Hasyim, Kadir Munir, dan Fajar Siddik.
Kelima bakal calon tersebut akan mengikuti Fit and Proper Test (Uji Kelayakan dan Kepatutan) yang akan dilaksanakan oleh PB Al Washliyah. Tahapan ini menjadi proses penting untuk menilai kapasitas, integritas, visi, serta komitmen para calon dalam memimpin STIT Al Washliyah Binjai untuk periode mendatang.
Ketua Panitia Penjaringan Abdul Rahim menyampaikan bahwa seluruh berkas calon telah diserahkan kepada MP PB Al Washliyah untuk diproses lebih lanjut.
"Kami telah menyerahkan berkas kelima bakal calon kepada MP PB Al Washliyah. Selanjutnya, Kelima Bakal Calon Ketua tersebut akan mengikuti Fit and Proper Test yang diselenggarakan oleh PB Al Washliyah," ujarnya didampingi panitia lainnya, Anita Khairunnisa, Sanggul MaharaniYessa, Bito Reza Ninda Sari dan Mardiah.
Ia menambahkan, pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan tersebut direncanakan berlangsung di lingkungan perguruan tinggi Al Washliyah, baik di UMN Al Washliyah maupun universitas lainnya yang ditunjuk. Namun demikian, jadwal pelaksanaan masih bersifat tentatif dan menunggu keputusan resmi dari PB Al Washliyah.
"Kita sami'na wa atha'na kepada PB Al Washliyah. Kami menunggu arahan dan jadwal resmi yang akan ditetapkan," tambahnya.
Dengan dimulainya tahapan Fit and Proper Test ini, proses pemilihan Ketua STIT Al Washliyah Binjai Periode 2026-2030 memasuki babak yang semakin penting dan strategis dalam menentukan arah pengembangan institusi pendidikan tersebut di masa mendatang.

0 Komentar