BINJAI, 18 Juni 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Washliyah Binjai terus berkomitmen meningkatkan mutu tri dharma perguruan tinggi. Hal ini dibuktikan melalui pelaksanaan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), sekaligus penyelenggaraan Seminar Nasional yang digelar bersama Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat.
Acara yang berlangsung khidmat ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan dinamika pendidikan modern, yaitu: "Pendidikan Inklusif Bukan Sekadar Slogan: Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi di Kelas Heterogen."
Acara diawali dengan sambutan dari Rektor Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat, Bapak Dr. Muhammad Saleh, S.H.I, M.A, dalam sambutannya menyambut baik kerja sama strategis ini. Beliau menyatakan bahwa sinergi ini menjadi momentum penting bagi kedua kampus untuk saling melengkapi, khususnya dalam pengembangan kurikulum dan peningkatan kualitas riset.
Senada dengan hal tersebut, Plt. Ketua STIT Al-Washliyah Binjai, Bapak H. Irhamuddin, M.A. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa kolaborasi antar-perguruan tinggi merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan saat ini. Penandatanganan MoU dan MoA ini diharapkan tidak berhenti di atas kertas, melainkan langsung diimplementasikan dalam program-program nyata yang berdampak bagi dosen dan mahasiswa. Mengupas Strategi Pembelajaran Berdiferensiasi
Memasuki acara inti, Seminar Nasional ini menghadirkan dua pakar yang mumpuni di bidangnya sebagai narasumber:
Ibu Sanggul Maharani Yessa, S.Psi, M.A (Dosen STIT Al-Washliyah Binjai) – Membedah tema dari perspektif psikologi perkembangan dan kesiapan institusi dalam menyusun strategi pembelajaran yang adaptif bagi setiap individu anak di kelas.
Ibu Enda Lovita Pandiangan, M.Pd (Dosen Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat) – Memaparkan implementasi praktis model pembelajaran berdiferensiasi serta bagaimana mengelola kelas heterogen agar potensi setiap siswa dapat melejit secara optimal.
Kedua pemateri sepakat bahwa pendidikan inklusif harus diwujudkan melalui tindakan nyata di dalam kelas, di mana guru mampu merespons ragam kebutuhan, minat, dan profil belajar siswa yang berbeda-beda.
Kegiatan strategis ini juga dihadiri dan dikawal langsung oleh jajaran pimpinan serta dosen dari lingkungan STIT Al-Washliyah Binjai, di antaranya: 1) Bapak Muhammad Fery Prayoga, M.Pd (Ketua Program Studi PGMI) 2) Bapak Abdul Rahim, M.Pd (Ketua Program Studi PAI) 3) Ibu Anita Khairunnisa, M.E (Kepala Tata Usaha) 4) Ibu Mardiah, M.Pd (Sekretaris LPM) 5) Ibu Khairi Maulidya, M.Pd (Ketua LP2M) 6) Ibu Bito Reja Ninda Sari, M.Sos (Dosen) 7) Ibu Syamsiah Nst, S.Ag, M.A (Dosen)
Kehadiran para fungsionaris ini sekaligus mempertegas kesiapan masing-masing unit kerja—baik di tingkat program studi, penjaminan mutu, maupun lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat—untuk menindaklanjuti poin-poin kerja sama (MoA) yang telah disepakati bersama.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan pelakat kenang-kenangan antara kedua belah pihak. Dengan adanya kolaborasi ini, STIT Al-Washliyah Binjai dan Institut Jam'iyah Mahmudiyah Langkat optimis dapat terus melahirkan generasi pendidik yang inovatif, inklusif, dan siap berdampak bagi kemajuan bangsa.


0 Komentar