Di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Washliyah Kota Binjai, kami berkomitmen untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas dan berlandaskan nilai-nilai agama, karakter, serta kepemimpinan yang tangguh. Kami berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia, keterampilan sosial, dan rasa tanggung jawab terhadap masyarakat. Dengan mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan pengembangan karakter, STIT Al-Washliyah berfokus pada pembentukan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan dan menjadi agen perubahan yang positif di lingkungan sekitar.

KKN 01 STIT Al Washliyah Binjai Dorong UMKM Desa Perlis Manfaatkan Digitalisasi


Binjai - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 01 Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Washliyah Kota Binjai menggelar seminar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Perlis. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Perkuat Potensi dan Digitalisasi UMKM dilaksanakan di Kantor Desa Perlis, Senin (10/8/2026).


Seminar ini digelar sebagai bagian dari program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, khususnya untuk memberikan pengetahuan kepada pelaku UMKM mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha dan pemasaran produk.


Kegiatan tersebut dihadiri masyarakat Desa Perlis, jajaran perangkat desa, kelompok KKN dari INSAN Binjai, serta mahasiswa KKN Kelompok 01 STIT Al Washliyah Kota Binjai.


Pelaksanaan KKN Kelompok 01 didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yakni Dr. H.M. Baihaqi, M.A., Abdul Rahim, M.Pd., Khairi Maulidya, M.Pd., dan Anita Khairunnisa, M.E.


Ketua panitia, Wely Baskara Naratama, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan pemahaman mengenai pengembangan usaha berbasis teknologi.


“Kami berharap kehadiran mahasiswa KKN 01 di sini tidak hanya sekadar menjalankan tugas akademik, tetapi mampu meninggalkan jejak yang bermanfaat, khususnya dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Desa Perlis melalui pemanfaatan teknologi,” ujar Wely.



Kepala Desa Perlis, Junaidi Salim, menyambut baik kegiatan seminar tersebut. Ia menilai pemanfaatan teknologi digital dapat menjadi salah satu alternatif untuk memperluas pemasaran produk UMKM desa.


“Digitalisasi adalah kunci agar produk-produk dari Desa Perlis tidak hanya dikenal di lingkup lokal, tetapi mampu menembus pasar yang lebih luas. Kami sangat berterima kasih atas terselenggaranya edukasi ini,” kata Junaidi.


Seminar menghadirkan Praktisi UMKM Kota Binjai, Wendy Setiawan, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, Wendy membahas sejumlah strategi yang dapat diterapkan pelaku UMKM untuk beradaptasi dengan pemasaran digital.


Menurut Wendy, digitalisasi usaha tidak hanya berkaitan dengan penggunaan media sosial, tetapi juga mencakup upaya membangun identitas produk, memperhatikan tampilan kemasan, serta menyusun strategi pemasaran yang sesuai dengan karakteristik konsumen.

Ia juga memberikan contoh penerapan strategi pemasaran digital yang dapat disesuaikan dengan kondisi usaha masyarakat, termasuk pemanfaatan platform digital untuk memperkenalkan dan memasarkan produk.


Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah peserta menyampaikan pertanyaan terkait pengemasan produk, pemasaran melalui media digital, serta pembuatan akun pada platform perdagangan elektronik.


Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN 01 STIT Al Washliyah Kota Binjai berharap pengetahuan yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan dalam pengembangan usaha, sehingga produk UMKM Desa Perlis memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

0 Komentar